Langsung ke konten utama

MENGENAL TANAMAN BUAH TIN


Buah tin adalah buah yang berasal dari Negara Arab sehingga sebagian orang Indonesia, termasuk Anda mungkin cukup asing dengan buah yang satu ini. Hal tersebut kondisi suhu serta cuaca di Indonesia tidak cukup baik untuk budidaya buah tin.

Di Eropa, buah tin lebih dikenal dengan sebuah Buah Fig (Ficus Carica). Jika dilihat secara sekilas, memang buah ini lebih menyerupai jambu biji. Tapi untuk urusan khasiat, buah tin jauh lebih bermanfaat dan memiliki kandungan yang lebih kompleks. Secara sederhana, buah tin bisa dikatakan sebagai jenis buah yang mengandung zat sejenis alkalin yang bisa menghilangkan berbagai macam kendala di dalam tubuh, misalnya keasaman ataupun racun.

Sampai saat ini, buah tin diyakini mengandung berbagai macam kandungan baik sehingga tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang untuk dapat membeli langsung dari Negara asalnya. Dikutip dari California Fig-s Advisory, buah tin memiki beberapa manfaat seperti mengobati hipertensi, jantung koroner, mengurangi kolesterol, menjaga kesuburan, dan mengobati diabetes.

Untuk kandungannya sendiri, buah tin memiliki serat larut yang cukup tinggi. Selain itu, buah tin juga mengandung senyawa mineral alami seperti magnesium, fenol, omega 6, serta fosfor. Senyawa-senyawa mineral alami tersebut sangat baik bagi kesehatan tubuh, khususnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah munculnya penyakit jantung koroner.

Tidak sampai di situ, buah tin juga dinobatkan sebagai buah super nutrition oleh para ahli. Hal tersebut dikarenakan buah ini mengandung nutrisi yang cukup lengkap, baik itu vitamin maupun mineral. Buah tin juga bisa mengandung glukosa serta fruktosa sehingga sering digunakan sebagai obat herbal dalam menangani diabetes.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Universitas Rutgers di New Jersey, membeberkan jika buah tin mengandung antioksidan yang dapat mengikat senyawa karsinogen pemicu sel kanker. Lantas, asam lemak tak jenuh yang dimiliki oleh buah tin juga sangat baik bagi tubuh. Sehingga para peneliti tersebut menganjurkan agar rutin mengonsumsi buah ini guna menjaga kebugaran serta kesehatan tubuh.

Yuk, coba menanam dan konsumsi buah tin supaya tubuh sehat!

(sumber: DokterSehat.Com)

Minat ?
Bibitnya bisa didapatkan via WA 0857-258-63593

atau ke lokasi

Map: https://goo.gl/maps/4HGxmmUHbHz

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ADA YANG TANYA APAKAH MADU AIR KENCING LEBAH, INILAH JAWABANNYA

Lebah menghasilkan madu. Banyak orang yang hanya mengetahui sebatas itu saja. Sedangkan ada hal yang perlu Anda ketahui, khususnya bagi penggemar madu. Ya, pada dasarnya, madu terbuat dari muntahan nektar bunga dari lebah. Meski terdengar menjijikkan, namun cara lebah membuat madu merupakan proses yang menakjubkan. Bayangkan saja, lebah mengumpulkan nektar dari bunga dan menyimpannya di dalam perut mereka yang sering disebut the crop. Lebah memiliki perut lain, namanya ventriculus, yang digunakan untuk mencerna makanan. Di antara the crop dan ventriculus, terdapat proventriculus, yang bukan hanya mentransfer makanan berupa nektar dan serbuk sari dari the crop ke ventriculus, namun juga memastikan bahwa nektar di dalam the crop tidak terkontaminasi dengan isi ventriculus. Setelah berada di honeycomb atau sarang, lebah penjelajah memuntahkan nektar dari the crop ke dalam mulut lebah prosesor. Lebah prosesor lantas menyimpan nektar di dalam the crop miliknya dan mengembal...

INILAH 30 KHASIAT BUAH TIN "SI BUAH SURGA"

1 Mengobati wasir atau ambeien 2 Mencegah tumor 3 Mengatasi gangguan sistem pernafasan 4 Meningkatkan sistem imun tubuh (kekebalan) 5 Mengontrol kadar gula dalam darah 6 Meluruhkan batu ginjal 7 Menurunkan trigliserida yang tinggi

Kandungan Nutrisi Buah Tin Menurut Hasil Penelitan

Buah tin termasuk sebagai salah satu buah yang sangat kaya akan nutrisi, khususnya yang sudah dikeringkan. Secara umum kalau dilihat dari hasil penelitian United States Department of Agriculture (USDA), kandungan tin yang sudah dikeringkan menjadi meningkat dibanding dengan yang segar. Berikut ini adalah hasil penelitian USDA yang sudah saya masukkan ke dalam tabel dengan value per 100 gram. https://ndb.nal.usda.gov dikutip dari: lamosea.com